Memotret Masakan Tradisional Jakarta: Siap Menerima Tantangan?

Jakarta adalah ibu kota negara Indonesia dan merupakan melting pot tempat para pendatang baik domestik maupun asing berbaur dengan penduduk lokal yang biasa disebut dengan orang Betawi. Perpaduan dengan budaya lain membuat Jakarta kaya dengan pilihan kulinernya. Ironisnya, makanan lokal perlahan-lahan terlupakan. Sementara beberapa masakan lokal masih ada, beberapa lainnya hanya dapat ditemukan di acara-acara khusus. Fakta ini membuat pencarian makanan tradisional Jakarta, dan memotretnya, menjadi aktivitas yang menantang tidak hanya dalam hal teknik atau alat peraga mana yang harus digunakan, tetapi juga bagaimana dan di mana menemukan makanan yang ingin difoto. Untuk sukses hunting foto kuliner khas Jakarta, Anda bisa mengikuti beberapa tips berikut ini:

-Tempat makan bintang lima di jakarta

1. Terus update acara khusus Jakarta

Dalam rangka memperingati hari jadinya setiap tanggal 22 Juni, Jakarta mengadakan acara tahunan bertajuk Pekan Raya Jakarta (Jakarta Fair) sekitar pertengahan Juni hingga pertengahan Juli. Karena para pembuat makanan tradisional juga membagikan keahlian mereka dalam acara ini, Jakarta Fair adalah tempat yang tepat untuk menemukan hidangan lokal yang langka seperti kerak telor (kerak telur). Pastikan untuk membawa uang ekstra ketika mengunjungi pameran ini karena makanannya bisa setinggi tiga kali lipat dari harga biasa.

2. Kunjungi rumah-rumah lokal selama acara-acara tertentu bersama Rental motor tangerang jakarta

Beberapa makanan hanya dibuat selama acara lokal khusus. Misalnya, roti buaya yang dibuat khusus untuk acara pernikahan Betawi. Roti buaya melambangkan kesetiaan pasangan suami istri dan menjadi bagian dari upacara pernikahan. Jika Anda mengunjungi rumah-rumah lokal selama liburan Idul Fitri, Anda akan menemukan makanan seperti dodol Betawi (permen lengket, seperti permen), kue akar kelapa (kue berbentuk akar pohon kelapa), dan manisan kolang-kaling (palem Toddy yang dimaniskan). buah) yang hanya dibuat setahun sekali.

3. Jelajahi semua elemen untuk mendapatkan bidikan terbaik

Kembang goyang (kue berbentuk bunga) , kerak telor dan roti buaya secara alami enak dipandang . Anda tidak perlu banyak usaha untuk menghasilkan bidikan yang bagus. Namun, meski enak, hidangan lain seperti gado-gado Betawi , karedok , dan ketoprak tidak terlalu menarik dari segi tampilan. Makanan ini, terbuat dari campuran sayur, tahu goreng, dan lontong(lontong) dibumbui dengan saus kacang dan ditaburi kerupuk, bisa membuat piring lecet dan terlihat berantakan. Untuk membuatnya terlihat enak, Anda membutuhkan sudut yang menarik, pencahayaan yang baik dan alat peraga tambahan seperti hiasan, peralatan makan yang menarik, dan penataan meja yang cantik yang melengkapi objek sentral foto. Ingatlah untuk mengambil banyak gambar untuk mendapatkan foto terbaik Anda.

4. Tentang pengambilan gambar makanan panas

Kue rangi (kue rangi), soto Betawi (sop daging ala Betawi), dan gabus pucung ( gabus murrel dengan kuah kehitaman) adalah makanan khas Jakarta yang paling enak dimakan panas. Menangkap makanan ini dengan uap yang mengepul akan menjadi nilai tambah. Karena teknik ini sulit dilakukan secara alami, Anda dapat melakukan sedikit trik dengan uap. Beberapa fotografer makanan tingkat lanjut, misalnya, menempatkan bola kapas yang direndam air microwave di belakang makanan agar terlihat seperti mengepul panas.

5. Jangan pernah mengabaikan persiapan

Ketoprak dan kerak telor biasa dijual oleh pedagang kaki lima yang langsung menyiapkan makanannya setelah Anda memesan. Juga disarankan untuk mengambil gambar dari proses persiapan. Terkadang, persiapan seperti menggoreng, memotong, mengaduk, dll. Bisa lebih menarik daripada hasil akhirnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *